Kegiatan praktikum IPA kali ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusias dari para murid. Dalam pembelajaran ini, murid diajak untuk memahami konsep pemisahan campuran melalui dua metode, yaitu filtrasi (penyaringan) dan kromatografi.

Pada percobaan ini, murid memisahkan campuran antara air dan pasir menggunakan kertas saring. Hasilnya, pasir tertahan di kertas saring, sedangkan air jernih berhasil melewati saringan. Dari kegiatan ini, murid memahami bahwa filtrasi digunakan untuk memisahkan zat padat yang tidak larut dari cairannya.

Selanjutnya, murid melakukan percobaan kromatografi sederhana menggunakan kertas dan spidol warna. Kertas dimasukkan ke dalam pelarut, kemudian terlihat bahwa warna tinta terpisah menjadi beberapa warna penyusunnya. Hal ini menunjukkan bahwa suatu zat dapat terdiri dari beberapa komponen yang dapat dipisahkan berdasarkan perbedaan daya serap dan kelarutan.

Melalui praktikum ini, murid tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengamati proses ilmiah. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman, rasa ingin tahu, serta keterampilan sains murid.